Favorite films

Don’t forget to select your favorite films!

Recent activity

All
  • Flee

    ★★★★

  • Nightmare Alley

    ★★★½

  • Merindu Cahaya De Amstel

  • Sing 2

    ★★★★

Recent reviews

More
  • Flee

    Flee

    ★★★★

    Sebuah film dokumenter yang dibuat secara animasi karena memang tema yang dipaparkan sangat sensitif apalagi menyangkut negara yang anti-LGBT.

    Seorang Gay, refugee, mencari tempat yang 'nyaman' untuk dia tinggali dan berjuang demi kehidupan yang layak.

    Gue semacem dikasih gambaran gimana orang-orang dari dunia ketiga ini hidup berkutat dengan masalah-masalah dan hak-hak yang kadang tak pernah mereka dapat.

    Sebagai manusia, dan sebagai warga negara.

    Powerful story

  • Nightmare Alley

    Nightmare Alley

    ★★★½

    Sebenernya kalaupun durasinya 2 jam masih bisa mencakup apa yang mau disampaikan dalam filmnya sih.

    Nightmare Alley ini menarik secara konsep, visual dan eksekusi. Tapi ya itu 2.5 jam buat gue terlalu kepanjangan.

    Ini adalah kisah tentang manusia2 dengan segala sifat dasarnya.

    Mungkin juga karena gue ga nonton trailernya, jadi ngerasa hal-hal yang ditampilan di Nightmare Alley ini menarik kali ya.

    Ngeliat manusia-manusia dengan segala polahnya digambarkan dalam satu komunitas karnaval yg dicap "aneh tapi nyata", toh ya nyatanya memang…

Popular reviews

More
  • Teka-Teki Tika

    Teka-Teki Tika

    ★½

    Kalau emang Ernest pengennya bikin film yang genrenya thriller atau misteri, penokohan dan emosi karakter itu penting buat gue. Dan hampir semua karakter di film ini ga punya emosi yang mampu ngangkat film ini ke level thrilling atau misteri yang diharapkan (oleh gue tentunya).

    Cerita yang disajikan mentah, nembak ke segala arah yang akhirnya bikin ga fokus sama tujuan yang dimaui. Paham, kalau ini adalah sindiran atau sentilan buat kasus yg lagi ramai. Tapi itu juga ga menyentuh sasaran sama…

  • Merindu Cahaya De Amstel

    Merindu Cahaya De Amstel

    Film reliji kita sudah pada titik terjenuh sepertinya.

    Berkutat di masalah yang muter-muter di situ-situ aja.

    Convert ke Islam karena merasa butuh kedamaian atau ingin mengubah moral yang sudah rusak sebelumnya. Bukan karena kontemplasi panjang dan berliku.

    Pun dengan tambahan alasan karena jatuh cinta beda agama kemudian dengan mudahnya mengungkapkan keinginan masuk Islam. Ya mungkin dalam kehidupan akan ada hal seperti ini, tapi itu terjadi di Negara yg mayoritas Muslim, bukan di Negara yang Muslimnya minoritas.

    Mungkin karena memang film…