Gundala ★★★

This review may contain spoilers. I can handle the truth.

This review may contain spoilers.

Aku suka sih walaupun waktu nonton, teman-teman yang lain pada gak suka.
Secara keselurahan setuju dengan review-review di luar sana.
Adegan berantemnya masih rada kaku dan gak terlalu enjoyable buatku. Beberapa efeknya yang rada meh (yang paling berbekas adalah waktu Sancaka jatuh dari atas gedung #cry). Cerita tentang serum amoral itu agak tidak masuk logikaku sih, kayak gimana caranya suatu cairan mempengaruhi moralitas seseorang (?). Lalu yang paling bikin kecewa adegan klimaksnya yang terlalu sebentar padahal anak-anak Pengkor berpotensi banget buat keren. Waktu adegan pengenalan singkat masing-masing tentang mereka itu bikin excited banget. Sayang sekali berantemnya kayak keroyokan dan dipaksain, matinya Pengkor juga rada-rada hmmmmm..
Tapiiii entah kenapa ku masih tertarik sih nonton Universenya terutama abis liat Sri Asih aka Pevita Pearce yang berhentiin mobi. Super cool!
Overall aku tetep suka. Enjoy sepanjang film, dan menikmati gimana Sancaka menjadi Gundala.