Perfect Strangers ★★★★

[Rocco] "Because we're breakable... all of us, some more than others. You're right, this has become our black box, it's got everything inside. Perhaps too much. And it's wrong to play around with it."

Film-film Eropa selalu punya daya tarik tersendiri dan berbeda dari film asal Hollywood. Dulu, ketika masih berdomisili di Jakarta, saya selalu menantikan perhelatan Festival Film Eropa, atau Europe on Screen, yang rutin diadakan setiap tahun. Dan untuk tahun 2018, baru saja dihelat di awal bulan Mei ini. Salah satu film yang diputar adalah Perfect Strangers, film asal Italia yang digarap Paolo Genovese.
Premisnya sederhana, tujuh orang sahabat lama berkumpul makan malam bersama. Lalu mereka sepakat untuk memainkan sebuah permainan sederhana: taruh ponselmu di meja, biarkan semua pesan dan telepon yang masuk untuk disimak bersama. Sekilas tidak masalah. Namun perlahan berubah ketika rahasia kecil mereka terbuka satu per satu.
Saya suka dengan skrip dan dialog yang begitu rapi dan intens, hampir seluruh line berguna dan saling berkaitan.
Chemistry antar tokoh pun terjalin dengan baik dan kokoh. Mungkin satu-satunya kelemahan dan membuat penonton harus berupaya ekstra adalah betapa "sepi"nya film ini. Ya, tidak disarankan untuk menontonnya ketika kantuk melanda, apalagi film ini sangat mengandalkan dialog yang bukan bahasa yang lazim bagi kita (Inggris atau Indonesia).
Dan yang paling saya suka adalah pemilihan ending yang tak disangka-sangka.

irfanharr liked these reviews