RSS feed for Abu

Favorite films

Don’t forget to select your favorite films!

Recent activity

All

Recent reviews

More
  • Beautiful Boxer

    Beautiful Boxer

    ★★★

    Menceritakan tentang kathoey, petinju transgender, bernama Parinya Charoenphol atau Toom. Dari kisah nyata transisi Toom semenjak anak-anak, remaja, dan dewasa.

    Toom kecilnya cenderung bermain tali lompat dan permainan perempuan umumnya. Dia kerap dirundung bahkan dianiaya teman-teman maskulinnya. Ortunya terutama si bapak kurang menerima. Seperti orang Indonesia dengan pragmatisnya menyantrikan anaknya yang rusak ke pondok pesantren, di Thailand mereka kerap mengirimkan anaknya yang rusak ke asrama biksu, menjadi biksu. Supaya tobat.

    Toom suatu malam tertantang ikutan tinju di pasar malam, sebab…

  • Horns

    Horns

    ★★★½

    "I will love you for the rest of my life."
    "Just love me for the rest of mine."

    Dialog manis pada pembuka film terasa (tidak) ambigu ketika Merrin (Juno Temple) membalas gombalan Ignatius "Ig" Perrish (Daniel Radcliffe). Mereka sejoli yang memadu kasih di rumah pohon di bibir hutan, tempat persembunyian mereka sejak kanak-kanak.

    Maka biarkanlah penonton menahan napas kemanisan sebab gambar berubah seratus delapan puluh derajat. Merrin terbunuh di rumah pohonnya. Tidak meninggalkan jejak kejahatan sama sekali. Tak ayal, hampir…

Popular reviews

More
  • The Turin Horse

    The Turin Horse

    ★★★★

    Kisah bapak dan anak di rumah terpencil. Si bapak pulang dengan kudanya, anggap saja dia pedagang dari kota. Badai berhari-hari memaksa mereka berdua berdiam di rumah. Tanpa banyak dialog, mereka menjalani rutinitas berulang ditandai dengan bab kronologi di layar—hari pertama, kedua, dst. Makan kentang rebus dengan garam. Meski disayangkan, cuma dimakan secuil lalu dibuang. Si anak melepas dan memakaikan baju si bapak, tangan kanan si bapak sakit.

    Makan kentang, nyalakan lentera dan perapian, melihat jendela, sesekali mencuci baju, menimba air,…

  • Wonder

    Wonder

    ★★★★

    Tadinya mau kasih 5 bintang tapi tim Wonder khususnya sutradara dan penulis seperti kekurangan satu hal, yakni sudut pandang Julian. Dalam film ada sudut pandang Auggi yang diperankan cerlang oleh Jacob Tremblay sebagai anak berwajah-yang-telah-direkonstruksi-pisau-bedah-27-kali akibat menderita kelainan wajah (27 atau 17 sih?). Ada sudut pandang Via, kakak Auggie sebagai kakak pengertian yang selalu mengalah karena perhatian tercurah lebih banyak ke adiknya. Sudut pandang Miranda, memaparkan di balik keketusannya pada Via, dia juga punya masalah. Sudut pandang Jack Will, teman…