Sudar 😌 Manto

Everything I learned I learned from the movies β€” Audrey Hepburn

Favorite films

Don’t forget to select your favorite films!

Recent activity

All
  • Raju Chacha

    β˜…β˜…β˜…Β½

  • Hamlet

    β˜…β˜…β˜…Β½

  • Under the Tuscan Sun

    β˜…β˜…β˜…Β½

  • House of Hummingbird

    β˜…β˜…β˜…β˜…

Recent reviews

More
  • Raju Chacha

    Raju Chacha

    β˜…β˜…β˜…Β½

    Tatkala Raj seorang penipu ingin menikahi Anna. Namun majikan Anna yang punya tiga anak nakal tak bisa percaya gitu aja.

    Ketiga anak yang diurus Anna nakalnya bukan main. Keisengannya mirip Kevin di Home Alone. Vibesnya mirip Home Alone. Dan meski pemerannya anak-anak, banyak adegan PG13.

    Lagu-lagunya enak btw.

  • Hamlet

    Hamlet

    β˜…β˜…β˜…Β½

    Film empat jam dari Kenneth Branagh ini semi teatrikal. Di mana segala ekspresi tokoh-tokohnya dan mimik juga bicara dibuat hiperbolik. Kalau sedih musti terlihat sedih banget kalo gembira musti gembira banget. Karena memang teater kan gitu. Biar penonton paling belakang bisa menangkap ekspresi akting.

    Tapi ya ini film. Bahkan latar tempat dan waktunya realisme. Kita diajak menyaksikan Hamlet balas dendam pada pamannya yang menjadi raja gantikan ayahnya yang mangkat.

    Dengan bumbu mistik dan romantik, Hamlet akhirnya menjadi tragis.

Popular reviews

More
  • Parasite

    Parasite

    β˜…β˜…β˜…β˜…β˜…

    Mendengar label film pemenang Palem Emas mungkin penonton umum menduga filmnya lambat, artsy, dan ceritanya berat. Lain soal kalau digarap sutradara asal Korea Selatan kelahiran 14 September 1969, yang sekaligus jadi orang Korea pertama peraih trofi Palm d’or (Palem Emas) Festival de Cannes 2019.

    [mengandung bocoran]

    Bong Joon-ho (BJH), si tangan dingin itu, berhasil menceritakan realita jurang sosial di negaranya dengan gerak drama yang tidak terduga. Mudah diikuti. Komedik. Satire. Dan tragis. Dibumbui merah darah.

    Awalnya Ki-woo mengajar les bahasa…

  • Us

    Us

    β˜…β˜…β˜…β˜…Β½

    Tiap cerita acap punya pesan turunan yang kongruen dari narasi gamblangnya. Seperti Get Out karya Jordan Pelee, film rasisme-paradoksikal dengan pendekatan fiksi ilmiah tegang. Film keduanya tahun ini mencomot konsep cerita mitos doppelganger, sebuah refleksi dua diri dalam suasana supranatural, yang secara lisan hidup pada peradaban Mesir Kuno, Nordik, dan Finlandia. Tentu memakai gaya fiksi ilmiah yang lebih subtil dibanding Get Out.

    Spoiler, maybe!

    Konsep twin-evil itu diterjemahkan lewat drama traumatik Adeilade, gadis kecil, yang tersasar dalam labirin kaca di…