Gundala ★★

Gundala maybe not the best of Joko Anwar maybe his worst of him but still okay as a Film. But trully this is underwhelming.

Berbicara soal Gundala sebenarnya saya senang bahwa Indonesia akhirnya bisa bikin FILM SUPERHERO.

Tapi saya merasa desakan yg kuat dan betapa AMBISIUS-nya Film ini sangat amat terasa jadi kesannya terburu-buru dalam bercerita sehingga banyak meninggalkan misteri yg tak terjawab dan menjadi bingung kenapa ini bisa begini itu bisa begitu...
Soal CGI sebenarnya pun bisa dibilang kasar tapi segini sudah amat lumayan bagi perfilman Indonesia

Skenario adalah tulang punggung dari sebuah Film.
Disini tulang punggungnya tidak tegap.

Mengejutkan?
Iya

Pertama kalinya saya nonton Film Joko Anwar sampai bisa menggelengkan kepala dan menguap sambil melihat waktu kapan ini berakhirnya...

Dari segi akting sebenarnya tidak banyak yg istimewa, dengan kebanyakan dialog yg kaku dan ditambah preachy jadi agak menghambat performa masing-masing pemainnya sendiri.
Tapi kredit terbesar saya adalah untuk Pritt Tobing yg tampil baik sebagai Father Figure untuk Sancaka.
Dan pada saat Sancaka kecil diperankan oleh Muzakki dia tampil dengan cukup baik.

DAN banyak A-Lister Aktor Nasional yg sekedar numpang lewat saja...
Sayang dengan potensi mereka yg sebenarnya bisa dapat peran yg lebih besar demi memperlihatkan kualitas akting mereka.
You wouldn't believe that there is Amink and Khiva Iskak in Gundala...

In the End...
Ini Film Joko Anwar yg tidak terasa seperti Joko Anwar yg bikin, seperti unsur-unsur beliau hanya sedikit disini...

Panji_Respati liked these reviews