Favorite films

  • Parasite
  • Ugetsu
  • A Brighter Summer Day
  • Hereditary

Recent activity

All
  • Men

    ★★★½

  • Gentlemen Prefer Blondes

    ★★★★

  • Good Luck to You, Leo Grande

    ★★★★

  • Miss Marple: The Body in the Library

    ★★★½

Recent reviews

More
  • Men

    Men

    ★★★½

    Men is definitely a scary film. A visceral experience that shook me to the core. It's probably one of the scariest horrors this year. Filled with scary and disturbing imageries, Men succeed in delivering its horrror elements. But Men is also a beautiful film, captures the idyllic British village that makes me want to go there. The natural color of green plays important roles in setting up the overall atmosphere of the film.

    Men is good until it starts to…

  • Good Luck to You, Leo Grande

    Good Luck to You, Leo Grande

    ★★★★

    Sebagai film komedi mengenai sex, wajar jika penonton selalu menunggu "the good stuffs" karena biasanya hal tersebut menjadi penjual. Namun di film berjudul Good Luck to You, Leo Grande, obrolan kedua karakter yang membahas mengenai hubungan seks dan kehidupan mereka adalah "the real good stuffs". Iya, sajian utama film ini hanyalah obrolan kedua karakternya dan bisa saja menjadi film yang membosankan jika naskah, akting, dan chemistry kedua pemainnya tidak bagus.

    Good Luck to You, Leo Grande merupakan komedi yang sangat…

Popular reviews

More
  • The Batman

    The Batman

    ★★★★

    The Batman karya Matt Reeves ini berasa sedikit beda dari film-film Batman yang sebelumnya. Filmnya tidak semegah dan semengagumkan The Dark Knight namun sebagaimana film karya Reeves lainnya, The Batman adalah kisah blockbuster asik yang narasinya sangat grounded dan memiliki emotional stakes yang kuat. Sebagai sebuah film neo-noir mystery, The Batman memang terasa lebih mirip dengan film crime-thriller semacam The French Connection atau Zodiac daripada film superhero bombastis, and I think that feels fresh.

    Narasinya yang grounded membuat filmnya mustahil…

  • KKN di Desa Penari

    KKN di Desa Penari

    ★★

    Salah satu masalah terbesar film KKN di Desa Penari adalah bagaimana filmnya terasa seperti visualisasi langsung kisah viral di Twitter daripada mencoba menghasilkan kisah satu-kesatuan yang utuh. Penuturan kisahnya terasa seperti rangkaian segmen teror demi teror acak dengan selingan plot yang berupa pemanis ketimbang dijadikan landasan utama. Jika di awal fokus nutur cerita sambil bangun dunia dan melupakan tuntutan harus menyuguhkan teror, jelas film ini akan lebih baik.

    Dibuka dengan shot Midsommar-esque, KKN di Desa Penari merupakan folk horror yang…