Just Mom

Just Mom ★★★½

Setelah sukses dengan RomCom Mekah I'm Coming yang memorable, Jeihan Angga kembali muncul dengan film drama keluarga, Just Mom. Just Mom berpusat tentang Bu Siti (Christine Hakim) yang mengalami penyakit kanker, walaupun plot wise dan jalan ceritanya ringan, film ini tidak lupa untuk menambah bumbu drama lewat Bu Siti yang merawat Murni (Ayushita), Perempuan hamil yang mengalami Gangguan Kejiwaan. Karena to be fair, cerita sosok Ibu yang jauh dari anaknya karena kesibukan sebagai orang dewasa sudah kita dengar.

Just Mom merupakan tearjerker yang predictable, sayangnya build up nya kurang, jadi bonding nya tidak sekuat The Farewell (2019), tapi Just Mom cukup komitmen (dan solid) di setiap killing scene nya. Aktingnya Bu Christine Hakim gila, gesture nya, dialog nya, mimik wajahnya, seolah-olah karakter dibuat untuk Bu Christine Hakim atau seolah - olah ini seperti kehidupan nyata Bu Christine Hakim. Nah, chemistry akting di film ini seperti Milwaukee Bucks di tahun 20-21, Bu Christine seperti Giannis Antetokounmpo (bintangnya Bucks) tapi di kelilingi pemain - pemain hebat, kalau di film ini aktingnya Ge Pamungkas, Niken Anjani, dan Toran Waibro yang solid.

Tapi memang yang menambah film ini menjadi tearjerker adalah Scoringnya yang syahdu. Dan yang juara adalah endingnya, semi - semi sad ending, i love it.