Favorite films

Don’t forget to select your favorite films!

Recent activity

All
  • Oxygen

    ★★★

  • The Mitchells vs. The Machines

    ★★★★½

  • What Happened to Mr Cha?

    ★★

  • The Con-Heartist

    ★★★

Recent reviews

More
  • Oxygen

    Oxygen

    ★★★

    Ada satu komen di trailer film ini di YouTube yang bilang film ini “bakal kayak film Buried-nya Ryan Reynolds, tapi petinya lebih hitech”. Selintas benar tapi film ini punya kejutan-kejutan lain yg membuat kesamaan film ini dengan film Buried adalah cuma tekanan klaustraphobia. Plot film Oxygen berkembang lebih jauh dengan twist-twist yg bertebaran. Alexander Aja kembali berhasil menghadirkan film penuh ketegangan yang menarik. Walau bagi saya, endingnya tanggung, tidak berkesan dan hanya ingin segera disudahi.

  • The Mitchells vs. The Machines

    The Mitchells vs. The Machines

    ★★★★½

    Kandidat kuat untuk salah satu film terbaik tahun 2021. Film dengan paket lengkap. Premis yang tidak original tapi bisa dibawakan dengan segar. Cerita yang menarik dan rapi serta menghibur dari awal hingga akhir. Visual animasi yang indah dan keren. Adegan aksi yang seru. Komedi yang pas dan menyenangkan. Social commentary soal candu kita soal teknologi yang diselipkan dengan mulus. Dan yang terpenting, betapa film ini penuh hati dan positivisme. Menginspirasi soal nilai-nilai keluarga yang mungkin kita suka abaikan. RECOMMENDED!!! 
    **film ini punya closing credit paling manis yg saya temukan. It makes me go “aaaawwwwh”.

Popular reviews

More
  • Night in Paradise

    Night in Paradise

    ★★★

    Premis dan plotnya generik. Dari awal saja sudah ketebak arah ceritanya bakal bagaimana. Tapi diselematkan eksekusi atas film ini yang dikemas somber dan menegangkan dengan sinematografi yang indah dan musik yang tepat. Plus, akting dua pemeran utamanya yang ok sekali. Durasinya mungkin kepanjangan karena ada beberapa adegan yang (rasanya) disengajakan berlarut-larut lama, kadang tidak penting juga (i.e: adegan dua bos ganster makan mie ama polisi). Bagi yg tidak suka nonton drama dengan pace lambat film ini mungkin biaa membosankan. Tapi bagi saya, tidak rugi nonton film ini. Adegan aksiny sangat seru. Apalagi adegan di 10 menit terakhir yang sangat memuaskan.

  • Two Distant Strangers

    Two Distant Strangers

    ★★½

    Film pendek nominasi Oscar yang menyajikan isu diskriminasi ras dan kebrutalan polisi di Amerika dalam konsep film time-loop. Carter James mati dibunuh polisi dan tiap mati dia terbangun kembali di pagi hari kematian dia. Begitu aja terus-terusan dia melewati hari yang sama. 
    Walau mungkin isu yang diangkat bagus dan niatnya baik tapi entah eksekusinya banyak yang tanggung dan aneh. Belum lagi di tengah film ada iklan produk yang janggal terasa untuk film dengan isu seperti ini. Dan beberapa scene, pembahasan isu rasialnya terlalu “in our faces”.